BEKASI, KOMPAS.com — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin menyatakan penghargaannya terhadap perwakilan fraksi di DPR RI yang menjadi Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century.
Apresiasi itu ditujukan kepada perwakilan fraksi yang sudah menunjukkan keberaniannya dan secara jujur menyampaikan sikap mereka dalam pandangan awal Pansus DPR terkait pengusutan kasus Bank Century.
Sebaliknya, Din menyayangkan masih ada fraksi yang terlihat menutupi kebenaran dalam pengusutan kasus Bank Century tersebut.
"Tidak usah disebut fraksi mana, rakyat sudah mengetahuinya. Kami mengimbau persoalan Bank Century harus dituntaskan setuntas-tuntasnya," kata Din singkat ketika ditemui seusai seminar nasional bertajuk Menjalin Persatuan di Tengah Pluralitas Agama, Kamis (11/2/2010) di Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Seperti diwartakan, sikap Pansus DPR tentang Hak Angket Bank Century terpecah dalam pandangan awal mereka mengenai bermasalah atau tidaknya pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan dana talangan senilai total Rp 6,7 triliun untuk Bank Century.
Dari sembilan fraksi yang ada di Pansus, tujuh fraksi di antaranya, antara lain PDI Perjuangan, PAN, Partai Golkar, PKS, dan Hanura, menyatakan ada masalah dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan dana talangan untuk bank itu. Adapun dua fraksi lainnya, Partai Demokrat dan PKB, menyatakan tidak ada masalah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang