PT Pos Targetkan Pendapatan Rp 3,01 Triliun

Kompas.com - 11/02/2010, 21:01 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Pos Indonesia menargetkan perolehan pendapatan di tahun 2010 sebesar Rp 3,018 triliun. Target pendapatan tahun 2010 ini lebih besar dibandingkan target pendapatan di tahun 2009 lalu.

Menurut Manager Komunikasi Perusahaan PT Pos Indonesia, Jusman Kartaprawira, diproyeksikan ada pertumbuhan pendapatan lebih dari 20 persen tahun ini. "Tahun lalu target pendapatan sebesar Rp 2,55 triliun," sebut Jusman di Bandung, Kamis (11/2/2010).

Bisnis komunikasi persuratan masih menjadi andalan di tahun 2010 ini. Jusman menyatakan dari bisnis komunikasi ini diharapkan pendapatan sebesar Rp 1,716 triliun.

Ada pun pendapatan lain berasal dari bisnis keuangan yang targetnya sebesar Rp 745 miliar. Kemudian bisnis logistik sebesar Rp 294 miliar, bisnis ritel Rp 83 miliar dan bisnis filateli sebesar Rp 17 miliar.

Jusman mengatakan untuk mencapai pertumbuhan pendapatan seperti yang ditargetkan sektor korporat menjadi fokus pasar yang dibidik. "Pasar korporat atau bisnis akan semakin agresif digarap," tutur Jusman.

Pasar korporat khususnya untuk bisnis komunikasi persuratan masih tetap menjadi andalan. Sekitar 60 persen dari pendapatan diperkirakan berasal dari bisnis komunikasi persuratan itu.

Pengembangan jaringan sebagai pendukung bisnis tetap dilakukan. Saat ini jaringan yang ada terdiri dari sebanyak 3.700 kantor pos dan 17.000 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di antara 17.000 outlet yang ada tersebut ada yang berbentuk waralaba dengan sistem bagi hasil. "Outlet waralaba akan terus diperbanyak," kata Jusman.

Sementara ini outlet waralaba terbanyak masih berada di wilayah Jakarta. Pihak ketiga yang memperoleh hak waralaba berhak terlibat langsung memasarkan produk pos, termasuk melayani jasa bisnis keuangan.

Menyinggung perolehan pendapatan di tahun 2009 lalu, Jusman belum dapat menyebutkan. Alasannya masih dilakukan audit pendapatan di tahun 2009 itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau