Menabung Tidur, Emang Bisa?

Kompas.com - 12/02/2010, 10:36 WIB

KOMPAS.com — Tuntutan aktivitas yang tinggi membuat banyak orang hanya punya waktu sedikit untuk tidur. Padahal, tidur yang cukup dibutuhkan agar kondisi fisik dan psikologis kita tetap sehat. Untunglah kita bisa menabung waktu tidur dan menyimpannya untuk dipakai saat tubuh kelelahan.

Menabung tidur ternyata bisa dilakukan dengan cara menambah waktu tidur lebih panjang dari biasanya. Kelebihan waktu tidur inilah yang nantinya menjadi cadangan yang akan membantu tubuh tetap bugar manakala kita sedang sibuk dan kurang tidur.

Hal tersebut terbukti lewat penelitian yang dilakukan sejumlah peneliti dari Amerika Serikat. Para responden yang terlibat dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok. Selama satu minggu, kelompok pertama diberikan waktu tidur ekstra, sedangkan kelompok lain tetap tidur sesuai dengan kebiasaannya.

Kemudian pada minggu selanjutnya mereka semua dibuat menjadi kurang tidur. "Kedua kelompok responden lalu diberikan tambahan 3 jam waktu tidur setiap malam selama seminggu," kata Tracy Rupp dari Walter Reed Army Institute of Research.

Kemudian mereka diminta mengerjakan tugas dan tes. Responden dari kelompok yang dapat tambahan waktu tidur ternyata mampu mengerjakan tes dengan baik saat mereka berada dalam kondisi kurang tidur. "Konsentrasi mereka juga lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tak punya tabungan tidur," ujar Rupp.

Untuk orang-orang sibuk, tabungan tidur ini sangat membantu dalam mengerjakan tugas-tugas harian. Sementara untuk tentara, para ahli mengatakan bahwa hal itu bisa menyelamatkan nyawa di medan perang.

Meski terbukti bermanfaat, para ahli belum bisa menyebutkan berapa jam tabungan tidur yang harus dimiliki agar mendapatkan hasil maksimum. "Penelitian selanjutnya harus dilakukan untuk menentukan jumlah waktunya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau