MAKASSAR, KOMPAS.com — Anggota Pansus Angket Century ternyata bingung sendiri dengan data dan angka kasus bail out Century. Anggota Pansus Akbar Faisal meralat pernyataannya bahwa nasabah Bank Century, AR, merupakan penyumbang dana kampanye pasangan SBY-Boediono.
Pada pukul 12.00 Wita, anggota Pansus Angket Century dari Partai Hanura Akbar Faisal menyatakan, AR adalah penyumbang dana kampanye SBY-Boediono. Pernyataan itu disampaikannya seusai mengikuti sesi pertama pertemuan Pansus dengan manajemen Bank Century/Bank Mutiara Makassar di Kantor Bank Indonesia Makassar, Jumat (12/2/2010).
Namun, pada pukul 14.30 Akbar meralatnya. "Ternyata setelah saya cek ulang pihak yang pada 25 Juni 2009 menyumbangkan dana Rp 600 juta dan Rp 850 juta ke tim kampanye SBY bukan AR. Penyumbang itu ternyata PT Asuransi Jaya Proteksi," kata Akbar.
Sontak saja wartawan ribut karena beberapa televisi dan situs berita telah mewartakan pernyataan Akbar sebelumnya. "Saya tertukar dengan data Rustan Consulting yang menyumbang dana kampanye Rp 500 juta. Saya belum tahu apakah Rustan Consulting ada hubungannya dengan nasabah AR atau tidak," kata Akbar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang