JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat merasa terusik dengan tudingan anggota Pansus Hak Angket Bank Century, Akbar Faisal, yang menyebut salah satu nasabah Century, AR, sebagai salah satu penyumbang pasangan SBY-Boediono pada Pilpres 2009. Demokrat menilai, tudingan Akbar dianggap telah mencemarkan nama baik Demokrat.
"Si pelontar ini kan, Akbar Faisal, dia sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan anggota dewan terhormat, seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan yang tidak akurat. Kami menuntut permintaan maaf karena telah mencemarkan nama baik partai," kata Sekjen Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, Jumat (12/2/2010).
Jika tak mengajukan permohonan maaf, dikatakan Amir, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. "Menjadi oposisi juga harus menjaga kualitas akurasi apa yang disampaikannya apalagi menyangkut pihak lain," ujar Amir.
AR adalah nasabah Bank Century di Makassar yang menerima penjaminan miliaran rupiah. Ia merupakan pengusaha bengkel sukses di ibu kota Sulawesi Selatan itu. Pagi tadi, Akbar mengatakan bahwa AR adalah penyumbang dana kampanye SBY-Boediono. Belakangan, ia meralat ucapannya tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang