Imlek, Momen Tepat Galang Persatuan

Kompas.com - 13/02/2010, 09:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tahun Baru Imlek merupakan momen yang tepat bagi segala komponen bangsa untuk bersatu membangun Indonesia. Tidak hanya membangun di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang sosial dan budaya. Demikian disampaikan politisi muda pribumi-Tionghoa Daniel Tjang, Ketua Umum Perhimpunan Marga Xu se-Indonesia Sumadi Kusuma, dan Ketua Forum Masyarakat Tionghoa Idris Sutarji, secara terpisah kepada Kompas.com, Jumat (12/2/2010) di Jakarta.

"Tahun Baru Imlek dapat dimaknai tidak saja sebagai ajang silaturahmi keluarga, tetapi juga antarumat beragama," ujar Sumadi.

Sementara itu, Daniel, Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa, mengatakan, Tahun Baru Imlek dapat menjadi kesempatan bagi pribumi-Tionghoa untuk melakukan konsolidasi mewujudkan kemandirian bangsa di bidang pangan, energi, dan lainnya.

Ketiganya juga sepakat, semakin tahun, perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia semakin marak. "Sekarang barongsai sudah ada di mana-mana, dari mal sampai tempat terbuka, dari Jakarta sampai ke kota-kota kecil," ujar Idris.

Hal ini diamini Daniel. Selain atraksi barongsai, acara Cap Go Meh atau perayaan Bulan Purnama pertama setelah Tahun Baru Imlek semakin dirayakan secara terbuka. Acara itu juga skalanya semakin besar. "Dulu mungkin hanya di kelenteng, tapi sekarang dirayakan di Jakarta International Expo. TV juga sudah menayangkan liputan Imlek sejak dua minggu lalu, padahal dulu hanya dua hari sebelumnya," imbuh Daniel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau