JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar seribu pengemis masih berkumpul di pelataran Wihara Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. Mereka terus menunggu uang sedekah atau angpau pemberian umat Konghucu yang beribadah menyambut malam pergantian tahun baru Cina atau Imlek.
A. Syaiful, salah satu petugas keamanan Wihara mengatakan, para pengemis telah berkumpul sejak pukul 06.00 pagi tadi dan jumlah mereka terus meningkat hingga saat ini. Untuk hari ini, pengelola Wihara telah membagikan tiga kali angpau pemberian umat kepada para pengemis.
Pemberian pertama, kata dia, diberikan pada pukul 9.00 pagi kepada 250 orang, kedua pada pukul 18.00 kepada 500 orang, dan pembagian terakhir pukul 20.00 kepada 800 orang. "Setiap pembagian masing-masing orang dikasih seribu doang," ucap dia ketika ditemui Kompas.com di lingkungan Wihara, Sabtu (13/2/2010).
Sebelumnya, lanjut Syaiful, pengelola Wihara mengumpulkan terlebih dulu angpau pemberian umat. "Setelah kira-kira cukup, baru dibagikan ke para pengemis. Terus dikumpulin lagi angpaunya. Udah cukup dibagiin lagi. Begitu aja terus. Mereka udah dapat masih nunggu lagi," ujarnya.
Menurut dia, jumlah pengemis yang datang tahun ini jauh berkurang jauh dibanding tahun lalu. "Tahun lalu sesak. Ada yang datang dari Indramayu, Cirebon, Tanggerang. Pada ajak keluarga, tetangga. Mungkin kapok dapat sedikit terus nggak datang lagi," cerita dia.
Pantauan Kompas.com, para pengemis yang menunggu mayoritas ibu-ibu. Tidak sedikit diantara mereka yang membawa serta anak dan balita. Mereka duduk di halaman yang diberi pembatas tali tambang mengitari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang