Mengapa Pria Tidak Suka Hari Valentine?

Kompas.com - 14/02/2010, 11:13 WIB

KOMPAS.com — Sepertinya sahabat-sahabat wanita Anda sudah memasang status berisi hal-hal romantis yang diberikan pasangan mereka masing-masing pada hari Valentine. Namun, mengapa pasangan Anda belum juga memberikan hal romantis? Tidak sekuntum bunga atau secuil cokelat pun. Mengapa?

Harapan Anda untuk mendapatkan kejutan romantis yang menunjukkan bahwa si dia memerhatikan dan membuktikan rasa cintanya kepada Anda tak kunjung datang. Ternyata, memang benar, pria (setidaknya pasangan Anda) tidak suka hari Valentine. Para wanita cenderung akan berpikir, apa salahnya merayakan Hari Kasih Sayang? sementara para pria tidak berpikir begitu. Di kepala pria, sejak ia mendeklarasikan cintanya kepada Anda, ia sudah berusaha untuk bisa menunjukkan sisi romantisnya setiap saat. Maka dari itu, ketika ada hari yang disebut "Hari Kasih Sayang", ia merasa hari itu sebagai ujian akhir sikap romantisnya selama ini. Supaya tidak kecewa karena sikapnya itu, coba simak hal-hal di bawah ini:

1. Perjelas ekspektasi Anda
Pria (dan kebanyakan manusia lain) tidak bisa membaca pikiran Anda. Jika Anda katakan kepada pasangan apa yang Anda inginkan pada Hari Kasih Sayang, maka kemungkinan untuk bisa mendapatkannya lebih besar. Memanjakan diri dengan membeli suatu barang yang benar-benar Anda sukai dan beritahu padanya kesukaan Anda juga akan memberinya semacam "contekan" terhadap apa yang Anda inginkan. Siapa tahu, ia mengejutkan Anda dengan hal kesukaan Anda itu.

2. Terimalah usahanya
Bukanlah hal yang mudah ketika Anda berharap mendapatkan makan malam romantis bersamanya, tetapi ia justru membawa Anda ke bengkel untuk menemaninya memperbaiki mobil. Amat penting untuk mengatakan apa yang Anda inginkan agar tak perlu merasa kecewa pada kemudian hari. Kekecewaan dan sikap ngambek tak akan memperbaiki sikapnya. Namun, ketika Anda menghargai upayanya, menerimanya, dan berterima kasih, hal itu akan memberinya semacam kepercayaan diri untuk menambahkan upayanya pada lain waktu.

3. Pria dan wanita berbeda
Mengertilah bahwa pria menunjukkan rasa cintanya dengan cara yang kadang sulit dimengerti wanita. Secara garis besar, pria merasa keberadaannya dalam sebuah hubungan sudah merupakan bukti terhadap cintanya, dan tak paham mengapa wanita butuh bukti lain. Sudah jelas bahwa wanita dan pria memiliki cara pandang yang berbeda. Cobalah mencoba melihat dari sudut pandangnya. Mungkin apa yang sudah ia lakukan selama ini sudah berupa upaya untuk menunjukkan rasa cintanya.

4. Beri apa yang ia inginkan
Jika saat ini Anda sudah tahu suatu barang yang amat ia inginkan, maka coba cari dan berikan kepadanya. Ketika ia tahu bahwa Anda menyiapkan hal tersebut untuk menunjukkan rasa cinta Anda pada hari Valentine, ia akan berusaha untuk menyamakan upaya Anda tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau