GAZA, KOMPAS.com - Fakti-faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah, hari Minggu mengadakan pembicaraan di Jalur Gaza untuk menemukan rekonsiliasi antara mereka. Pertemuan pertama dalam dua tahun terakhir itu dirancang untuk menyelesaikan kendala penandatanganan sebuah perjanjian rekonsiliasi di Kairo akhir tahun lalu.
Dalam negosiasi selama beberapa bulan di bawah mediasi Mesir sebelumnya, kelompok Fatah lewat Presiden Palestina Mahmud Abbas telah menandatangani, tapi Hamas sejauh ini tetap menolak untuk mendukung hal itu.
Para peserta dalam pembicaraan hari Minggu sepakat tentang perlunya untuk melanjutkan upaya mereka mencapai sebuah kesepakatan. Kedua pihak menyambut baik "atmosfir positif" selama pertemuan Gaza.
Kepala pemerintahan Hamas, Ismail Haniya mengatakan bahwa tidak ada alternatif dari mediasi Mesir untuk rekonsiliasi Palestina. Oleh karena itu, mereka menyerukan adanya solusi sebelum pertemuan puncak Arab pada 27-28 Maret di Libya.
Kairo telah dua kali menunda penandatanganan perjanjian karena adanya perbedaan dalam divisi-divisi antara Hamas dan Fatah, yang telah berselisih paham satu sama lain sejak Juni 2007.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang