Setelah Ferrari menyita perhatian dengan tampil paling kencang dalam tes di Valencia, giliran McLaren mendapatkan perhatian di Jerez.
Hamilton ditugasi menjajal mobil pada Jumat dan Sabtu. Sebanyak 181 lap (lebih dari total jarak tempuh dua grand prix) dilahapnya selama dua hari.
Uji coba F1 di Jerez berlangsung sejak Rabu (10/2) hingga Sabtu (13/2). Uji coba berjalan tidak terlalu mulus. Hujan sering turun. Pebalap pun kadang kala tidak bisa maksimal memacu mobil sehingga data yang dihasilkan kurang akurat.
Waktu lap terbaik dicetak Hamilton pada Sabtu, 1 menit 19,583 detik. Ini adalah waktu lap terbaik dari 20 pebalap peserta tes di Jerez selama empat hari. Pebalap Toro Rosso, Jamie Alguersuari, berada di tempat kedua. Waktu terbaiknya dihasilkan pada Jumat, 1 menit 19,919 detik.
Tim Sauber kembali memamerkan kinerja mobil yang cukup cemerlang. Waktu lap terbaik yang dihasilkan pebalap mereka, Kamui Kobayashi, pada Kamis menempatkan dirinya berada di posisi ketiga. Di Valencia, Kobayashi juga menempati urutan ketiga. Waktu itu, ia berada di belakang pebalap Ferrari, Fernando Alonso dan Felipe Massa.
Hasil menggembirakan juga diperlihatkan Force India. Pebalap mereka, Adrian Sutil, sempat memimpin pada Sabtu, tetapi Hamilton akhirnya mengunggulinya. Waktu lap terbaik Sutil adalah 1 menit 20,180 detik dan merupakan waktu lap terbaik kedua untuk uji coba hari Sabtu, sekaligus menjadi waktu lap terbaik kelima untuk total uji coba selama empat hari.
Tim Mercedes, diperkuat Michael Schumacher dan Nico Rosberg, terlempar di luar lima besar. Ferrari berada di posisi ke-15 dan ke-16 karena mengetes berbagai setelan mobil. Massa sempat berhenti di trek karena kehabisan bahan bakar saat menguji tingkat ”kerakusan” mobil.
Schumacher mengaku kesulitan memetakan kinerja mobil peserta F1. Tim mengetes mobil dengan kondisi beda-beda. Ada mobil diisi bahan bakar sangat sedikit dan ada pula mobil yang penuh.