Nissan Iri sama Toyota

Kompas.com - 15/02/2010, 14:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Takayuki Kimura mengaku iri dengan Toyota Indonesia. Pasalnya, prinsipal Toyota di Jepang mengizinkan produsennya memboyong MPV premium andalan mereka, Alphard, sementara Nissan belum memperbolehkan pemasaran Elgrand. Demikian pengakuan Kimura kepada Kompas.com pada akhir pekan lalu.

Menurut Kimura, kesempatan memboyong produk di segmen MPV premium ini tertutup karena terpentok pada peraturan. Prinsipal menegaskan, Elgrand merupakan model eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi pasar domestik Jepang. "Negosiasi sangat sulit dilakukan. Sudah ada peraturan pastinya. Lagi pula, kalau boleh masuk ke Indonesia, maka penjualan harus memenuhi skala ekonomis tertentu, sementara segmen ini jumlah unitnya masih terbatas," paparnya.

Di kategori MPV premium terdapat beberapa produk yang saling memperebutkan jatah kue. Produk-produk itu antara lain Toyota Alphard, Previa, VW Transporter, Nissan Elgrand, Hyundai H-1, Honda Elysion, dan Mercedes-Benz Fino. Hampir semua model di atas diimpor langsung secara utuh (CBU) oleh importir umum.

Direktur Penjualan dan Pemasaran NMI Teddy Irawan menambahkan, prinsipal pada dasarnya tak memproduksi Elgrand versi ekspor di luar Jepang. Semua produk yang diboyong importir umum ke Indonesia masih menggunakan bahasa Jepang sehingga menyulitkan dalam pengoperasian.

"Tahun lalu, ATPM hanya berhasil memboyong satu Elgrand ke Indonesia karena permintaan khusus salah seorang VIP di Indonesia. Ke depannya, tak akan ada lagi (Elgrand) masuk dari NMI karena tak ada produk ekspor," ungkap Teddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau