MILAN, KOMPAS.com - Mantan kiper AC Milan, Fabio Cudicini, menilai, penyerang Manchester United, Wayne Rooney, akan menjadi momok bagi pertahanan Milan, saat kedua kubu bertemu di leg pertama 16 besar Liga Champions, Selasa (16/2/2010). Menurutnya, untuk bisa mengalahkan MU, Milan tak punya pilihan selain melumpuhkan Rooney.
Cudicini merupakan bagian skuad Milan yang ikut menyingkirkan Manchester United saat kedua tim bertemu di semifinal Liga Champions 1968-1969. Milan kemudian sukses menjuarai Liga Champions musim itu, setelah di babak final mengalahkan Ajak Amsterdam.
Sebagai bekas kiper, Cudicini mengerti bahwa Rooney adalah penyerang terbaik di dunia saat ini. Dengan sendirinya, hal itu berarti ancaman bagi setiap tim yang menjadi lawan MU. Karenanya, ia mengimbau Alessandro Nesta dan Thiago Silva untuk tampil disiplin mengawal Rooney.
"United favorit? Saya tak akan bersumpah untuk itu. Bila Milan bermain dengan semangat yang biasa kami tampilkan di Liga Champions, kami bisa menang. Tapi, Nesta dan Thiago Silva harus memagari Rooney, karena ia adalah penyerang terbaik di dunia," ujarnya.
Selain soal bek, Cudicini juga menyarankan pelatih Milan, Leonardo, untuk memilih kiper Christian Abbiati ketimbang Dida untuk duel itu. Menurutnya, Dida sering bersikap tidak tenang dan merusak konsentrasi bek.
"Ia (Leonardo) harus menyimpan Dida dan menurunkan Christian Abbiati karena orang Brasil itu (Dida) meimbulkan kecemasan dan ia tidak mengeblok bola. Ia (Dida) adalah risiko konstan," tambahnya.
Melihat statistik Rooney, Leonardo wajib memerhatikan saran Cudicini. Sepanjang Premier League musim ini, Rooney telah tampil sebanyak 25 kali dan mencetak 21 gol dan tiga assist. Meski belum mencetak gol di Liga Champions musim ini, catatan itu menunjukkan Rooney bisa membuat gol kapan saja. Bukan tidak mungkin, jala Milan menjadi yang pertama. (SMT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang