Mitsubishi Kejar Posisi "Runner-Up"

Kompas.com - 16/02/2010, 10:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk kategori kendaraan niaga, dominasi PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors atau KTB tak perlu diragukan lagi karena produsen Mitsubishi di Indonesia itu mendominasi 60 persen pasar truk ringan pada 2009. Tahun ini, target pangsa pasar kendaraan penumpang atau passanger car ditingkatkan dari total penjualan.

Direktur Pemasaran KTB Rizwan Alamsjah menjelaskan, tahun lalu KTB berhasil mencatatkan penjualan hampir 62.000 unit melampaui target yang ditentukan ATPM sebesar 60.000 unit. Tahun ini, lonjakan pasar membuat ATPM mematok total penjualan mencapai 90.000 unit.

"Tahun lalu, komposisi pangsa passanger car kami hanya 10 persen atau sekitar 10.000 unit. Tahun ini, kami coba mengejar hingga 12.000-15.000 unit atau sekitar 15 persen dari total," ujar Rizwan di sela-sela Media Gathering Mitsubishi di JCC, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2010) malam.

Rizwan menambahkan, 15 persen dari total penjualan akan disumbangkan dari kendaraan penumpang, disusul 35-40 persen di segmen kendaraan niaga, seperti pick-up dan terbesar 50 persen dari truk ringan.

Produk andalan Pajero Sport akan menjadi andalan utama KTB di segmen passanger car untuk mengejar target. Sepanjang tahun, sport utility vehice (SUV) tersebut ditargetkan akan terjual rata-rata 900 unit per bulan.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), KTB berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 61.735 unit dan berada di peringkat ketiga. Untuk 2010, KTB mencoba menaikkan peringkat menjadi runner-up.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau