JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus Hak Angket Kasus Bank Century Agun Gunanjar mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mengerti soal pajak. Hal ini disampaikannya menyusul adanya instruksi Presiden kepada polisi agar menindak para pengemplang pajak.
Menjelang pembacaan rekomendasi akhir Pansus, beberapa kasus mencuat kembali, mulai dari soal pajak Bakrie, kasus beras yang melibatkan Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto, hingga simpanan politikus PDI-P Emir Moeis di Bank Century.
Menurut Agun dari Fraksi Partai Golkar, ada tahapan yang dapat ditempuh jika seseorang tidak mampu membayar pajak. Orang pajak pun, lanjutnya, tidak bisa serta-merta melaporkan orang yang tidak mampu membayar pajak ke polisi. "Jadi, Presiden enggak ngerti pajak, Pak?" celetuk seorang wartawan media nasional. "Iya, tidak ngerti soal pajak. Tulis itu," ujar Agun dengan nada meninggi.
Agun menegaskan, berbagai kasus yang dimunculkan, termasuk kasus pajak Bakrie dan Setya Novanto, sama sekali tidak mengubah pendirian Golkar. "Golkar tetap pada pendiriannya. Tidak akan terpengaruh," ujarnya.
Modus pemunculan kembali kasus lama, kata Agun, membuat dirinya meragukan proses penegakan hukum di Indonesia. Politikus ini meminta agar pajak tidak digunakan sebagai alat untuk menzalimi rakyat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang