Rooney: Milan Pantas Kalah

Kompas.com - 17/02/2010, 06:14 WIB

MILAN, KOMPAS.com -Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, mengakui, timnya tidak bermain dengan baik di awal laga versus Milan, di leg pertama 16 besar Liga Champions, Selasa (16/2/2010). Namun, MU pantas menang dengan skor 3-2 karena mampu keluar dari tekanan, memperbaiki performa, dan, tentu saja,  mencetak gol lebih banyak ketimbang Milan.

MU memang sempat kesulitan mengatasi penguasaan bola dan permainan umpan terobosan Milan. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu akibat gol Ronaldinho di ment ketiga.

MU kemudian mencapai titik balik, menyusul gol penyama kedudukan yang dicetak Paul Scholes di menit ke-36. MU kemudian berbalik unggul melalui sepasang gol Rooney di menit ke-65 dan ke-74.

Keunggulan itu sempat membuat MU lengah dan akhirnya kebobolan untuk kedua kalinya di menit ke-85 oleh Clarence Seedorf. Meski puas dengan kemenangan, skor 3-2 memberikan peluang Milan untuk membalik situasi di leg kedua, yang akan dihelat di Old Trafford, 10 Maret mendatang.

"Ini bagus. Awalnya mengecewakan, namun setelah itu kami berusaha dengan baik untuk kembali bermain. Cukup sulit bermain di sini dan di babak kedua, kami banyak mengalami perbaikan dan sangat pantas memenangi laga ini. Secara umum, tim yang lebih baik pantas untuk menang," ungkapnya.

"Kupikir hanya kami tang sepertinya akan mencetak gol (keempat) dan sangat kecewa kemasukan gol kedua, yang membuat mereka tetap berada dalam persaingan. Namun, seperti kukatakan, kemenangan 3-2 di San Siro merupakan hasil hebat," tandasnya. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau