Nuklir Iran Picu Harga Minyak Melonjak

Kompas.com - 17/02/2010, 08:33 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak melonjak pada Selasa (16/2/2010) waktu setempat di tengah melemahnya dollar AS dan ketegangan atas program nuklir Iran yang kaya minyak.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Maret, naik 2,88 dollar AS menjadi 77,01 dollar AS per barrel.

Minyak mentah Brent North Sea, London, untuk pengiriman April meroket 3,17 dollar AS menjadi 75,68 dollar AS per barrel.

Dalam perdagangan valuta asing pada Selasa, euro memperoleh kembali sebagian kerugian baru-baru ini terhadap dolar AS setelah menteri keuangan Uni Eropa menempatkan tekanan pada Yunani untuk mengatasi masalah utang yang sangat besar.

Melemahnya greenback (istilah bagi dollar AS) membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dollar AS lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang kuat, mendorong permintaan.  "Sebuah rasa diperbarui untuk risiko tampaknya telah membawa investor kembali ke pasar komoditas," kata Mike Fitzpatrick, Wakil e Presiden dari MF Global.
    
"Logikanya mungkin berasal dari perasaan bahwa para pembuat kebijakan Eropa mendapatkan masalah utang negara di bawah kontrol. Sayangnya, kita tidak melihat bukti ini," katanya.

Fitzpatrick mengatakan pasar tetap prihatin tentang bagaimana Uni Eropa akan membantu  Yunani keluar dari krisis utang.  "Pejabat keuangan Eropa telah memunculkan panas di Yunani, tetapi untuk investor, jumlah dan substansi tampaknya jatuh pada janji-janji mereka untuk menyelamatkan bangsa itu," katanya.

"Namun, mereka menolak untuk mengatakan bagaimana mereka akan membuat baik pada sebuah janji untuk menyelamatkan bangsa jika pihaknya tidak dapat mengisi utangnya."

"Harga minyak didukung oleh melemahnya dollar AS, karena euro  menguat," kata Myrto Sokou, seorang analis pasar minyak Sucden Financial Research in London.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau