JERUSALEM, KOMPAS.com - Dinas rahasia Israel yang terkenal dengan sebutan Mossad, dicurigai berada di balik pembunuhan seorang militan Hamas di Dubai bulan lalu. Agen rahasia ini diduga telah terlibat dalam beberapa insiden tingkat tinggi di luar negeri.
Pembunuhan Mahmud Al Mabhuh di kamar hotel mewah, yang tubuhnya ditemukan pada 20 Januari banyak dituduhkan pada Mossad, meskipun belum ada bukti untuk itu. Seperti apa sebenarnya geraKan yang dilakukan Mossad?
Berikut adalah beberapa contoh "proyek" Mossad luar negeri sejak 1973:
- NORWEGIA, Juli 1973: Setelah membunuh 11 atlet Israel pada Olimpiade Munich tahun 1972, Israel berusaha membunuh semua pemimpin Black September, kelompok Palestina radikal yang berada di belakang serangan-serangan saat itu.
Pada bulan Juli 1973, agen Mossad membunuh Ahmed Bouchikhi, seorang pekerja katering Maroko, di Lillehammer di Norwegia, dalam operasi untuk menghabisi Hassan Salame, petinggi Black September. Yang terakhir ini kemudian dibunuh oleh agen-agen Israel di Beirut.
Sepuluh agen Israel Norwegia berhasil melarikan diri setelah serangan yang gagal. Tiga orang lain yang dijatuhi hukuman pada tahun 1974 oleh pengadilan Oslo untuk lima setengah tahun penjara. Mereka dibebaskan setelah 22 bulan di balik jeruji besi.
- SIPRUS, April 1991: Seorang polisi Siprus menangkap empat agen Mossad ketika mereka berusaha untuk menanam mikrofon di kedutaan Iran di Nicosia. Siprus dan Israel menyelesaikan urusan itu dalam waktu dua minggu, para agen meninggalkan negara itu setelah dikenakan sanksi membayar denda.
- JORDAN, September 1997: Dua agen Israel terperangkap di Jordania ketika mereka berusaha membunuh pemimpin politik Hamas Meshaal dengan menyuntikkan dirinya dengan racun.
- SWISS, 19 Februari 1998: Lima agen Mossad ditangkap polisi Swiss ketika mereka menginstal sebuah sistem penyadapan telepon di ruang bawah tanah dari rumah orang Lebanon dekat Bern.
Empat dari agen dibebaskan setelah mengelabui para polisi. Agen kelima dipenjara sebelum akhirnya dibebaskan pada bulan April tahun yang sama.
- SIPRUS, 7 November 1998: Dua orang Israel, Udi Hargov dan Igal Damari, ditangkap di Siprus di wilayah pesisir Zigi, karena memata-matai angkatan bersenjata Siprus.
Polisi Siprus menemukan peralatan mata-mata di apartemen mereka, termasuk peta canggih dan komputer yang memancarkan pesan numerik. Mereka dibebaskan pada Agustus 1999.
- NEW ZEALAND, 23 Maret 2004: Dua warga Israel, Uriel Zoshe Kelman dan Eli Cara, ditangkap polisi saat mengambil paspor palsu. Meeka dijatuhi hukuman enam bulan di penjara, dan dibebaskan pada bulan September 2004.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang