JAARTA, KOMPAS.com- Pemerintah bakal menurunkan asumsi penerimaan negara dari bea masuk. Revisi penerimaan negara ini akan diajukan dalam RAPBN-P 2010 yang akan diajukan pemerintah ke DPR sebelum masa reses.
"Ya akan ada (perubahan). Nanti akan kita sampaikan. Itu karena asumsi dan karena base line ya," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, saat ditemui di Kantor Kemetrian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis ( 18/2/2010 ).
Sebenarnya, asumsi penerimaan negara dalam APBN 2010 telah memperhitungkan penghapusan tarif bea masuk bagi beberapa impor produk China dan Asean dalam kebijakan perdagangan bebas ACFTA. Selain karena penerapan ACFTA, menurut Anggito, revisi penerimaan negara dalam APBN-P 2010 ini juga mempertimbangkan penerapan fasilitas Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) yang diluncurkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun ini.
"Tidak hanya FTA saja, tetapi juga mempertimbangkan fasilitas-fasilitas yang diberikan BKPM yang satu atap. Itu kan juga terkait bea masuk," jelasnya.
Meski demikian, Anggito mengatakan asumsi penerimaan negara dari cukai diperkirakan akan naik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang