JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian BUMN mengisyaratkan usulan PT Pertamina (Persero) meminta penurunan dividen tahun buku 2009 dapat direalisasikan.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan hingga kini pihaknya masih menggodok besaran dividen yang bisa di setor oleh Pertamina ke negara. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dividen Pertamina bisa turun menjadi 35 persen dari laba bersih.
"Dividen memang belum kita tentukan. Oleh karenanya, dividen ini akan dilihat dulu, apakah 50 persen atau 35 persen," kata Mustafa, seusai pelantikan Direksi baru Pertamina, di gedung Pertamina, Jakarta, Jumat ( 19/2/2010 ) .
Menurut Mustafa, besaran setoran Pertamina nanti akan ditetapkan setelah melihat kondisi selama perjalanan satu tahun ini. Bila nanti Pertamina membutuhkan banyak biaya untuk reinvestasi, maka pemerintah sebagai kuasa pemegang saham Pertamina akan melonggarkan dividen.
"Misalnya untuk mengembangkan sektor hulu, sektor olah, kilang kita banyak yang sudah tua, nah itu masih memerlukan dukungan dana. Itu akan kita lihat, umpamanya lingkungan kondusif untuk reinvestasi tentu saja kita akan minta pada pemerintah dalam hal ini Kemenkeu dan DPR supaya dividennya," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang