Tiga Rencana Aksi Penyelamatan Bank Eksekutif

Kompas.com - 19/02/2010, 18:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia memberikan tiga rencana aksi untuk penyelamatan Bank Eksekutif. Tiga hal ini dilakukan sebagai jalan keluar agar Bank Eksekutif bisa keluar dari pengawasan intensif Bank Indonesia.

Deputi Direktur pengawas Bank I Bank Indonesia Mubarakah menyebutkan, ketiga aksi ini antara lain, perbaikan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) dan mencari investor baru dan melakukan restrukturisasi kepengurusan. "Kami berharap investor baru ini bisa mengembangkan bank tersebut," ujarnya.

Bank Indonesia memberikan batas waktu sampai 31 Mei 2010 kepada Bank Eksekutif untuk mencari investor baru.

Sedangkan untuk perbaikan NPL, BI memberikan batas waktu perbaikan sampai 31 Maret 2010. Saat ini NPL Bank Eksekutif masih diatas 5 persen.

Pejabat pelaksana Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan, akan menindak tegas Bank Eksekutif jika tidak bisa melakukan perbaikan NPL hingga batas waktu yang telah ditentukan. "Kalau tidak selesai nanti kita tindak keras. Saya tidak perlu ngomong, pokoknya akan saya tindak keras," ujar Darmin Jumat (19/2/2010). (Herlina KD, Roy Franedya/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau