TANGERANG, KOMPAS.com — Selain sejumlah kompleks perumahan, air juga menggenangi terowongan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2010) sore. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan Jalan Raya Ciledug dari arah Kebayoran Lama ke Kota Tangerang dan sebaliknya, dari Kota Tangerang ke arah Kebayoran Lama macet total tiga hingga lima kilometer.
Kemacetan arus lalu lintas juga terjadi dari Karang Tengah menuju Pondok Aren dan sebaliknya, dari Pondok Aren ke Karang Tengah.
Sejauh pengamatan, buruknya drainase dalam terowongan mengakibatkan air tidak mengalir dengan baik sehingga menumpuk dalam terowongan. Ketinggian genangan air dalam terowongan itu antara 10 sampai 60 sentimeter.
Sejumlah kendaraan baik mobil dan sepeda motor berusaha menembus genangan tersebut, tetapi banyak yang tidak berhasil. Sejumlah kendaraan, terutama mobil, yang telanjur masuk pada jalur menuju terowongan terpaksa tetap diam di tempat karena tidak punya pilihan untuk balik lagi.
Hal itu karena kendaraan lainnya antre di belakangnya. Akibat genangan air dalam terowongan itu, jalanan di atas terowongan tersebut sangat padat. Antrean kendaraan tidak terhindarkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang