Pengurus Pusat Yamaha Vixion Club Indonesia Terbentuk

Kompas.com - 21/02/2010, 17:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bermula dari milis, akhirnya Pengurus Pusat Dewan Nasional Yamaha Vixion Club Indonesia periode 2010-2012 terbentuk yang diketuai oleh Muriansyah "Murray". Pelantikannya dilakukan Dewan Pembina Yamaha Riders Club R.Siswahjono di Yamaha DDS Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2010).

Dalam rilis yang diterima Kompas.com disebutkan dalam acara tersebut hadir perwakilan Yamaha, pengurus Yamaha Riders Club (YRC), Jakarta Vega Motor Club (JVMC), Jakarta F1ZR Association (JFA) dan wakil dari sejumlah chapter YVCI. "Alhamdulillah, pada hari ini telah terkukuhkan Pengurus Pusat Dewan Nasional YVCI. Dengan pengukuhan ini, Yamaha berharap inspirasi para pengendara Vixion di Indonesia bisa terwadahi dan tersalurkan dengan baik," ujar Siswahjono.

Wakil dari Yamaha ini mengingatkan, visi utama pembentukan Pengurus Pusat Dewan Nasional YVCI adalah mempersatukan chapter YVCI di tiap daerah atau propinsi agar lebih terorganisir. Khususnya, untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif yang terkait dengan komunitas. "Semoga kedepan YVCI bisa terus menjadi salah satu motor penggerak utama bagi kemajuan Yamaha dan YRC," imbuh Siswahjono.

Ketua Umum Dewan Nasional YVCI, Murray menjelaskan, tantangan terbesar adalah menjadikan YVCI sebagai organisasi otomotif yang diperhitungkan di tanah air. YVCI tidak hanya menjadi tempat kumpul pengendara Vixion saja, tetapi harus mampu bermanfaat dan berguna bagi orang lain. Untuk itu, lanjut Murray, YVCI akan terus menyebarkan ‘virus’ safety riding (aman berkendara) tidak hanya kepada anggota YVCI saja, tetapi kepada pengendara serta komunitas lain.

Dalam kepengurusan Murray dibantu  di antaranya Sufrie Eefendi selaku Sekretaris, Iski Wildan (Bendahara), Dwi Nugroho dan Deydry A (Humas dan Informasi).

Humas Pengurus Pusat Dewan Nasional YVCI, Dwi Nugroho, menambahkan hingga kini YVCI telah memiliki lebih dari 70 chapter yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Di tingkat Propinsi telah terbentuk 17 Koordinator Regional.

Dwi mengakui, perkembangan YVCI sangatlah pesat. Terlebih menilik berdirinya YVCI yang hanya diawali dari milis vixion-indonesia@yahoogroups.com. Beberapa rekan yang tergabung dalam milis tersebut kemudian berinisiatif mendirikan Yamaha Vixion Club Indonesia pada 7 Juli 2007. “Agar keberadaan YVCI semakin diakui, dalam waktu dekat kita akan mendaftarkan YVCI sebagai badan hukum,” imbuh Dwi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau