JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia hari ini berpeluang menguat, seiring dengan sedikit meredanya tekanan pada perdagangan akhir pekan lalu.
Pekan lalu pergerakan indeks dipengaruhi oleh krisis utang beberapa negara Eropa. Ditengah pergerakan indeks yang volatile, saham perbankan sedikit marak oleh hasil laporan keuangan. Menguatnya harga komoditas juga menjadi sentimen penggerak saham pertambangan dan perkebunan.
"Sementara awal pekan ini, kami melihat indeks berpeluang untuk bergerak menguat terbatas. Saham blue chip diperkirakan kembali akan menjadi pendorong pergerakan indeks," sebut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.
Ia memperkirakan kisaran support-resistance ada di posisi 2.525-2.580.
Pada perdagangan Jumat lalu, IHSG yang sempat anjlok hingga 1,01 persen pada sesi siang berhasil bertahan setelah sejumlah saham unggulan (blue chip) naik. IHSG ditutup melemah 0,22 persen ke level 2.554,38.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang