Maria Kristin Jadi Pahlawan Tim Uber Indonesia

Kompas.com - 22/02/2010, 21:06 WIB

NAKHON RATCHASIMA, KOMPAS.com — Maria Kristin Yulianti menjadi pahlawan karena menentukan kesuksesan tim Piala Uber Indonesia untuk meraih kemenangan 3-2 atas Singapura pada laga perdana di kualifikasi zona Asia di Nakhon Ratchasima, Thailand, Senin (22/2/2010). Tunggal ketiga Indonesia tersebut tak menemui kesulitan untuk menyikat wakil Singapura, Fu Mingtian, dengan straight set 21-4, 21-9.

Sebelumnya, duel berlangsung ketat karena terjadi kejar-mengejar poin dengan kondisi bahwa Singapura selalu lebih dulu unggul. "Tim Singa" itu sempat membuka asa untuk memenangi hari pertama kualifikasi ini lewat tunggal putri Zhang Beiwen yang menang straight set 29-27, 22-20 atas Adriyanti Firdasari, lalu disamakan oleh ganda Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang menang 21-15, 21-16 atas Yao Lei/Shinta Mulia Sari.

Setelah itu, Singapura kembali memimpin 2-1 lewat Xing Aiying, yang memenangkan partai kedua di nomor tunggal putri. Dia memerlukan waktu 35 menit untuk menyudahi perlawanan Maria Febe Kusumastuti dengan 21-14, 21-19. Kemudian, Indonesia menyamakan lagi skor menjadi 2-2 lewat Shendy Puspa Irawati/Liliyana Natsir, yang menang 21-15, 21-12 atas Liu Fan Fances/Neo Yu Yan Vanessa.

Nah, partai Maria Kristin vs Fu Mingtian menjadi penentu siapa yang berhak menjadi pemenang hari pertama babak kualikasi Grup X. Tampil pada duel penentuan ini, Maria yang kini menjadi tunggal kedua di pelatnas Cipayung tampak sangat percaya diri sehingga dia dengan mulus melewati adangan lawan setelah berjuang 23 menit.

Pada set pertama, Maria tak tersentuh oleh Fu Mingtian. Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 ini langsung melejit 7-0 sebelum sempat "memberikan" tiga poin kepada lawan. Dia lalu menambah 12 poin secara beruntun untuk memimpin 20-3, sampai menang 21-4.

Pada set kedua, Fu Mingtian sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, usahanya tak berlangsung lama karena selepas skor 7-7, Maria kembali melejit dengan raihan sembilan poin secara beruntun untuk unggul 16-7 sebelum menyudahi pertandingan dengan kemenangan 21-9.

Dengan hasil tersebut, Indonesia untuk sementara menempati peringkat dua Grup X di bawah Korea Selatan yang saat bersamaan menang 5-0 atas Sri Lanka. Selanjutnya, Firdasari dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Sri Lanka, Rabu (24/2/2010).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau