Manuver politik

Nasional Demokrat Sulsel Penuh Akademisi

Kompas.com - 23/02/2010, 03:20 WIB

Makassar, Kompas Ketua Umum Nasional Demokrat Surya Paloh mengukuhkan pengurus Nasional Demokrat Sulawesi Selatan dan 24 pengurus tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan di Makassar, Senin (22/2). Kepengurusan Nasional Demokrat di Sulawesi Selatan itu didominasi akademisi, kepala daerah, dan birokrat.

Inisiator dan deklarator Nasional Demokrat dari Sulsel, Ilham Arief Siradjuddin, menyatakan, sudah ada 42 guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang menyatakan bergabung dengan Nasional Demokrat.

Guru besar dan akademisi yang menjadi deklarator Nasional Demokrat Sulsel, antara lain, Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof Dr Natsir Hamzah, Prof Dr Qasim Mathar MA, Prof Dr Aswanto, Drs Alwi Rachman MA, dan Prof Dr Tahir Kasnawi.

Kepala daerah, politisi, dan birokrat yang turut terlibat menjadi deklarator di tingkat kabupaten/kota di Sulsel, antara lain, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene Kepulauan Syamsuddin Hamid Batara, dan Bupati Barru Andi Muhammad Rum.

Deklarator lainnya, antara lain, Plt Bupati Toraja Utara YS Dalipang, Wakil Wali Kota Palopo Masri Bandaso, Bupati Luwu Andi Muzakkar, Wakil Bupati Luwu Timur Saldy Mansyur, Ketua DPRD Soppeng A Kaswadi Razak, Ketua DPRD Bone Ambo Dalle, Wakil Bupati Sinjai Massalinri Latif, Wakil Bupati Bulukumba Padasi, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar, dan Wakil Bupati Selayar Nursyamsina Aroeppala.

Dalam keterangan pers seusai deklarasi itu, Surya Paloh menyatakan, Nasional Demokrat didirikan tidak untuk menjadi partai politik. ”Para deklarator di Sulawesi Selatan didominasi oleh akademisi. Dari situ sudah jelas bahwa Nasional Demokrat bukan partai politik. Ini organisasi lintas profesi, lintas parpol. Kalau ada konvensi masyarakat yang menginginkannya menjadi partai politik, itu nanti,” kata Paloh.

(row)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau