LAMONGAN, KOMPAS.com- Kuota jaminan kesehatan masyarakat atau jamkesmas di Lamongan tahun 2010 sama dengan tahun 2009, sebanyak 434.383 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Lamongan M Sochib, Selasa (23/2/2010), menyebutkan ada selisih atau kelebihan kuota sebanyak 146 .181 jiwa, karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah masyarakat miskin di Lamongan hanya 288.202 jiwa.
Kelebihan kuota Jamkesmas ini bisa menjadi peluang untuk memperluas akses kesehatan bagi masyarakat Lamongan. Perluasan itu termasuk massyarakat yang masuk kategori hampir miskin yang biasanya menggunakan fasilitas SKTM (surat keterangan tidak mampu) dari desa untuk berobat di RSD dr Soegiri. "Kelebihan kuota itu juga bisa digunakan untuk sasaran lain bagi pasien penyandang penyakit kronis seperti gagal ginjal, kanker tau untuk para penghuni panti," kata Sochieb.
Namun, dengan perluasan itu Sochieb berharap nantinya akan ada opsi untuk memperketat pemberian fasilitas SKTM dari desa, dengan kewajiban adanya pengesahan SKTM oleh pejabat yang ditunjuk seperti bidan atau dari Puskesmas. Opsi lainnya adalah dengan memb entuk suatu Badan Jaminan Kesehatan Daerah yang melibatkan semua organisasi asuransi kesehatan yang sudah ada seperti Askes maupun Jamsostek. Pengetatan ini adalah salah satu opsi agar hanya mereka yang berhak saja yang menerima jaminan kesehatan dari pem erintah, ujarnnya.
Pendataan jamkesmas atau jamkesda ulang penting untuk memperbarui dan memvalidasi data masyarakat miskin di Lamongan yang sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Validasi data itu melibatkan Camat, Kepala Puskesmas dan sejumlah satuan kerja terkait.
Berdasar Surat Keputusan (SK) Bupati Lamongan nomor 188/1786/Kep/413.013/2007 tentang Penetapan Data Kemiskinan Peserta Askeskin, jumlah masyarakat miskin di Lamongan tercatat 104.970 rumah tangga miskin (RTM) atau 434.383 jiwa. Berdasar data BPS Lamongan tahun 2009 sudah turun menjadi 84.694 RTM atau 288.202 jiwa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang