CIWIDEY, KOMPAS.com — Ratusan korban longsor bukit di Perkebunan Teh Dewata, Ciwidey, Jawa Barat membutuhkan tenda untuk penampungan. "Mohon diinformasikan, warga membutuhkan tenda untuk mengungsi," ujar Doni, karyawan perkebunan PT Chakra Dewata di Bandung saat dihubungi pada Selasa (23/2/2010) sore.
Menurut Doni, longsor terjadi sekitar pukul 08.00. Namun, dia belum dapat memastikan tingkat kerusakan dan jumlah korban yang ditimbulkan, termasuk bangunan yang tertimbun longsor karena komunikasi terputus dengan lokasi pabrik. "Kebetulan, sinyal HP di lokasi mati sebab kami punya penguat sinyal, tetapi rusak setelah longsor," kata Doni.
Di lokasi longsor, ada tiga pabrik pengolahan teh, yakni pabrik teh jepang, teh hijau, dan teh hitam. Di pabrik ini, ada ratusan rumah atau bedeng yang dihuni buruh perkebunan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang