JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, bersama Kepala Polres Bekasi Kombes Herry Wibowo, menjenguk Gia Wahyuningsih (5), bocah yang didiagnosis mengidap epilepsi dan gizi buruk di RSUD Kabupaten Cibitung, Bekasi.
Begitu tiba sekitar pukul 15.00, Kak Seto berbincang dengan Gia yang terbaring di atas ranjang di ruang perawatan anak di lantai III. "Gia... Gia...," ucap Kak Seto sampai mengelus tubuh Gia yang kurus. Namun, Gia tidak merespons sapaan pemerhati anak itu. Dia hanya berbicara tak jelas.
Kak Seto lalu berbincang dengan Bachtiar Angkotasan (47), ayah Gia, perihal masalah yang dialami Gia. Kak Seto berpesan kepada Bachtiar agar terus mendampingi Gia. "Terus berikan kasih sayang," ucap Kak Seto singkat.
Kak Seto juga berbincang dengan Agum Gumelar, kakak Gia. Kak Seto bertanya tentang cita-citanya. "Insinyur," jawab Agum sambil mengelus-elus kepala adiknya. "Hebat," timpal Kak Seto.
Seperti diberitakan, Gia dipindahkan ke RSUD Kabupaten Cibitung setelah dirawat di RSUD Kota Bekasi. Kondisi Gia memprihatinkan karena diikat ayahnya selama tiga tahun di dalam rumah lantaran sering mengamuk. Polisi kemudian mengetahui informasi itu lalu membawa Gia ke rumah sakit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang