Thailand Lebih Berat Dari Singapura

Kompas.com - 23/02/2010, 16:48 WIB

SEMARANG, Kompas.com - Mantan pebulu tangkis nasional, Ellen Angelina, mengatakan tim Uber harus lebih siap lagi untuk menghadapi tuan rumah Thailand pada babak kualifikasi Zona Asia.
  
"Thailand lebih kuat dibanding Singapura sehingga perlu persiapan yang lebih matang lagi menghadapi tuan rumah," katanya ketika dihubungi dari Semarang, Selasa (23/02/2010). Indonesia akan menghadapi Thailand pada Kamis (25/02).

Menurut dia, tuan rumah memiliki keunggulan di nomor tunggal (Salakjit Ponsana) dan ganda pertama (Voravichitchaikul/Saralee Thoungthongkam). "Saya kira Ardiyanti Firdasari dan pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda harus tampil ’all out’ lawan mereka," katanya.
   
Tetapi, kata juara tunggal putri Indonesia Open 2001 tersebut, yang lainnya jangan sampai dianggap ringan karena siapa tahu mereka yang tidak diperhitungkan justru bisa mencuri poin dari Indonesia. "Melawan Thailand, kita harus bisa mengambil poin dari dua tunggal dan satu ganda," kata Ellen yang kini menjadi pelatih pebulu tangkis kelompok pemula PB Djarum Kudus.
   
Pada pertandingan pertama, Maria Kristin dan kawan-kawan berhasil mengalahkan tim Singapura, 3-2. Kemenangan tersebut didapat dari satu tunggal (Maria Kristin) dan dua ganda (Greysia Polii/Nitya Krishinda dan Lilyana Natsir/Shendy Puspa).
   
Dua pebulutangkis tunggal putri, yaitu Ardiyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti kalah dari tunggal pertama dan kedua Singapura. "Saya kira kekalahan Firdasari dan Febe karena mereka masih melakukan penyesuaian dengan kondisi lapangan dan menghadapi tekanan penonton. Biasa dalam pertandingan pertama selalu seperti itu," katanya.
   
Ia mengatakan, untuk kekalahan Febe atas Xing Aiying karena ajang ini merupakan yang pertama bagi Febe bermain di nomor beregu. "Kalau pertemuan Febe dengan Aiying memang sudah beberapa kali dan mereka saling mengalahkan," katanya.
   
Tim Uber Indonesia tergabung di Grup X bersama Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan Srilanka. Rabu (24/02) Indonesia akan menghadapi Srilanka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau