Kediri, Kompas
Unjuk rasa berlangsung tanpa mengganggu latihan pemain. Mereka juga langsung membubarkan diri begitu Persik selesai berlatih sehingga tidak mengganggu jadwal latihan Persela. Koordinator lapangan Persikmania, Tego, mengatakan, ada tiga tuntutan yang disampaikan, yakni upaya penyelamatan Persik dari zona degradasi di Liga Super Indonesia, segera kontrak pemain berkualitas, dan copot para pengurus yang tidak memberi kontribusi kepada tim.
Pelatih Persik Kediri Agus Yuwono menilai unjuk rasa tersebut sangat wajar. Alasannya, Persikmania sangat mencintai timnya sehingga tidak menginginkan Persik terpuruk berkepanjangan.
Laga antara Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari bakal menjadi kesempatan kedua bagi Pelatih Persebaya Danurwindo. Ia membawa misi wajib menang setelah timnya dua kali kalah beruntun dalam lawatan ke Malang.
Niat manajemen Persebaya untuk mendepak Danurwindo dibatalkan setelah tim tampil impresif ketika menantang Arema Indonesia, Minggu (21/2). Persebaya kini berada di peringkat ke-12 dengan 25 poin. Manajemen akhirnya mempertahankan pelatih berambut putih ini dengan catatan harus ada perbaikan performa tim.
”Target kami tiga poin. Asalkan anak-anak bermain disiplin dan kompak seperti ketika melawan Arema, saya optimistis tim ini akan menang,” ujar Danurwindo.
Dari ajang Divisi Utama, PSS Sleman kemarin mengandaskan Persigo Gorontalo 4-1. Tiga poin di kandang ini menumbuhkan harapan PPS beranjak dari papan bawah. Nkomo Joseph memborong dua gol PSS dengan sundulan pada menit ke-11 dan menit ke-49. Dua gol lain masing- masing dibukukan Patrik Donald pada menit ke-38 dan Mamoudou pada menit ke-58. Gol Persigo dicetak Arifin Andrian jelang laga berakhir.
Perolehan tiga poin penuh juga dibukukan PPSM Sakti Magelang yang mengungguli Mitra Kukar Kutai Kartanegara, 3-2. Ini kemenangan kedua di kandang setelah berhasil menggilas Deltras Sidoarjo, 3-0.
Asisten Pelatih PPSM Sakti Magelang Widiantoro mengatakan, kemenangan dicapai dengan susah payah karena pertahanan Mitra Kukar yang sulit dipatahkan dan kondisi lapangan.