JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan mempertanyakan status perizinan usaha ritel convenience store 7-Eleven. Saat ini, 7-Eleven sudah membuka gerai di beberapa tempat di Jakarta antara lain Bulungan, Jakarta Selatan dan Menteng, Jakarta Pusat.
Kemendag menengarai, perusahaan convenience store kelas dunia itu tidak mengantongi memiliki izin sesuai dengan peruntukan gerainya. "Izinnya itu dipertanyakan, apakah dia itu restoran atau convenience store," jelas Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan di Jakarta, Selasa (23/2/2010) malam.
Subagyo mengaku tak mengetahui secara pasti bentuk izin usaha 7 Eleven karena pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apapun terhadap perusahaan tersebut. "Izin itu bukan kami (Kemendag) yang mengeluarkan, itu dari daerah," jelas Subagyo.
Dia menjelaskan, jika izin usaha 7-Eleven berupa restoran maka yang berhak mengeluarkan adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Namun, jika izin 7-Eleven itu adalah convenience store maka yang berhak mengeluarkan adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah.
Nah, yang menjadi masalah, kata Subagyo, jika pengajuan izin usaha 7-Eleven adalah convenience store, maka hal itu dinilai melanggar. Sebab, izin usaha convenience store tak boleh untuk asing.
Sekedar mengingatkan, dalam aturan Daftar Negatif Investasi (DNI), perusahaan yang bisa membuka convenience store hanya bagi perusahaan dalam dengan kepemilikan 100 persen dari dalam negeri dan tertutup bagi pemain asing.
Saat ini, Kemendag sedang mencari informasi untuk menyelidiki izin usaha 7-Eleven tersebut.Sayangnya, Subagyo mengaku, pihaknya belum bisa menegur karena izin usaha 7-Eleven bukan dikeluarkan oleh kemendag. "Seperti 7-Eleven yang saya lihat di Bulungan itu izinnya restoran, tapi disana juga ada store dan kantinnya," ujarnya.
Asal tau saja, 7-Eleven yang berbasis di di Dallas, Texas itu saat ini sudah memiliki 36.000 convenience store di 15 negara. (Asnil Bambani Amri/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang