SURABAYA, KOMPAS - Sebanyak 796 atlet karate bakal berlaga dalam kejuaraan nasional yang berlangsung pada 26-28 Februari di Surabaya. Mereka datang sebagai delegasi dari 17 provinsi. Sebagai tuan rumah, Jawa Timur merupakan kontingen terbesar dengan kekuatan 157 atlet.
"Provinsi yang jumlah delegasinya paling sedikit adalah Sulawesi Tengah dengan mengi-rimkan 14 atlet. Sedangkan DKI Jakarta merupakan delegasi terbanyak kedua setelah Jawa Timur dengan mengirimkan 120 atlet," ujar Sekretaris Umum Institut Karatedo Indonesia (Inkai) Jatim Atjuk Sukotjo, Selasa (23/2) di Surabaya.
Kontingen Jatim terbagi menjadi dua tim, yakni tim A yang merupakan tim utama, dan tim B yang merupakan tim pelapis. "Tim utama menjadi harapan bagi Jatim untuk menjadi pendulang emas. Kami optimistis Jatim keluar sebagai juara umum kali ini. Apalagi, Jatim bertindak sebagai tuan rumah yang tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi atlet-atlet kami," kata Atjuk.
Pelatih Inkai Jatim Dicky BS menuturkan, lawan-lawan yang harus diwaspadai selain DKI Jakarta adalah Jawa Tengah dan Banten. Ketiga kontingen ini hampir selalu masuk empat besar pada kejurnas Inkai. Dicky mengakui jika Jatim mendapat keuntungan dengan ditunjuk sebagai tuan rumah yang dapat menambah motivasi bertanding para atlet untuk menang.
"Kami optimistis bisa merebut juara umum tahun ini. Apalagi, Jatim bakal bermain di kandang sendiri dan kami sudah melakukan persiapan sejak dua bulan lalu," ucap Dicky. (APO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang