BI Tak "Happy" dengan Pandangan Fraksi

Kompas.com - 24/02/2010, 16:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia menyatakan kekecewaannya terhadap pandangan akhir fraksi-fraksi pansus Century yang cenderung menyudutkan Bank Indonesia. Pasalnya, selama ini BI telah bekerja secara proporsional dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, saat ditemui di gedung Kementrian Keuangan, Jakarta, Rabu ( 24/2/2010 ).

"Kita sudah bekerja secara proporsional dan kemudian dengan niat baik, tetapi kemudian pandangannya kok begitu. Kita enggak terlalu happy dengan pandangan fraksi," kata Budi. 

Menurut Budi, pansus kurang memerhatikan berbagai informasi yang diperoleh dari saksi yang dipanggil selama ini. Budi sendiri juga telah dipanggil oleh pansus beberapa waktu lalu. "Semuanya kan ini sudah panjang kita bicarakan. Saksinya sudah dipanggil banyak tetapi tidak diakomodir," cetusnya.

Lebih jauh, dia menyatakan BI siap menghadapi proses hukum yang berlaku bila nanti pansus membawa kasus ini ke ranah hukum. "BI siap sekali dong. Nanti kalau ada masalah hukum ya ke ranah hukum, serahkan saja di ranah hukum, buktikan disana," tandasnya.

Dalam pandangan akhirnya, sebanyak tujuh fraksi menganggap ada penyimpangan dalam penyelamatan Bank Century yang menelan dana Rp 6,7 triliun. BI, dianggap sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas penyimpangan tersebut, termasuk saat proses merger Bank Picco, Danpac, dan CIC menjadi Bank Century.

Budi sendiri tidak mengambil pusing terkait pandangan tersebut. Menurutnya, proses merger tersebut telah lama dilakukan sehingga sulit untuk diungkit kembali. "Kalau dibilang penyimpangan, itu sudah susah memperbaiki karena barangnya sudah lalu. Biarin saja. Kalau memang itu penilaiannya ya biarkan saja," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau