Kualifikasi piala uber zona asia

Tim Uber Indonesia Bantai Sri Lanka 5-0

Kompas.com - 24/02/2010, 19:33 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Tim Piala Uber Indonesia membantai Sri Lanka 5-0 pada lanjutan kualifikasi Grup X Piala Uber zona Asia di Stadion Kompleks Olahraga Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (24/2/10). Ganda putri Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari yang memastikan "pasukan Merah-putih" menang dengan skor mencolok itu, setelah menaklukkan Jayasinghe Thilini/Shehani Lekha dengan 21-5, 21-5 hanya dalam waktu 14 menit.

Dengan demikian, Indonesia untuk sementara naik ke peringkat dua klasemen sementara setelah meraih dua kemenangan dengan total skor pertandingan 8-2. Pada pertandingan sebelumnya, Adriyanti Firdasari sempat berjuang ekstra keras sebelum menaklukkan Singapura dengan skor tipis 3-2.

Posisi pertama di grup ini masih diduduki Korea Selatan, yang sudah merengkuh dua kemenangan atas Sri Lanka dengan skor 5-0 dan Singapura dengan skor 4-1. Saat ini, Korsel sedang melakoni pertandingan ketiga melawan Thailand, yang juga menang 5-0 atas Sri Lanka pada partai perdananya.

Indonesia akan bersaing ketat dengan Korsel dan Thailand untuk memperebutkan dua tiket ke semifinal kualifikasi Piala Uber zona Asia. Karena itu, dua pertandingan tersisa akan menjadi sangat krusial bagi "pasukan garuda". Mereka akan lebih dulu menghadapi Thailand pada Kamis (25/2/10), sebelum bertemu Korsel pada Jumat (26/2).

Kualifikasi Piala Uber zona Asia hanya terdiri dari dua grup (grup X dan Y), di mana dua tim teratas akan maju ke semifinal. Pada babak empat besar yang akan berlangsung Sabtu (27/2), akan dilakukan pertemuan silang sebelum maju ke final. Tiga tim terbaik di semifinal ini akan langsung mendapat tiket putaran final Piala Uber di Malaysia pada Mei mendatang, sedangkan peringkat empat harus melewati partai play-off melawan wakil dari zona Eropa, untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju putaran final.

Seperti yang sudah diperkirakan, Indonesia masih sangat tangguh bagi Sri Lanka. Buktinya, lima partai yang dimainkan ini dimenangkan dengan dua set langsung, dan dalam waktu kurang dari 25 menit. Waktu bermain paling lama dialami tunggal ketiga Aprilia Yuswandari, yang harus bertarung 22 menit sebelum menang 21-9, 21-8 atas Shehani Lekha.

Kesuksesan tim Uber Indonesia di laga kali ini diawali oleh Adriyanti Firdasari. Tunggal utama Indonesia yang kalah ketika melawan Singapura ini, menang 21-6, 21-9 atas Jayasinghe Thilini dalam waktu 18 menit. Setelah itu giliran Maria Febe Kusumastuti yang menaklukkan Rathnasiri Achini dengan 21-8, 21-8 dalam tempo 19 menit.

Usai Aprilia memastikan Indonesia menang 3-0, giliran ganda pertama Meiliana Jauhari/Anneke Feinya Agustin yang mempersembahkan poin. Mereka berjuang selama 18 menit untuk menang 21-14, 21-8 atas Rathnasiri Achini/Samanthika Upuli. Selanjutnya, Shendy/Nitya yang memastikan Indonesia menang 5-0.

Sementara itu pada pertandingan lain, Korsel dan Thailand untuk sementara berbagi angka 1-1. Thailand sempat unggul lewat tunggal pertamanya, Ratchanok Inthanon yang menang 13-21, 21-13, 21-19 atas Bae Seung Hee, sebelum disamakan ganda pertama Korsel, Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung yang menang 22-20, 22-24, 21-16 atas Amitapai Savitree/Munkit Vacharaporn.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau