PESHAWAR, KOMPAS.com — Para gerilyawan meledakkan sebuah truk tangki di Pakistan barat laut yang mengangkut bahan bakar minyak untuk pasukan NATO di seberang perbatasan di Afganistan.
"Sopir berhasil melarikan diri tanpa cedera, sementara pembantunya cedera setelah sebuah bom yang diletakkan di truk tangki itu meledak dekat Peshawar," kata perwira polisi Hazrat Ali, Kamis (25/2/2010).
Petugas penjinak bom, Tanvir Ahmed, mengatakan bahwa bom waktu itu ditempatkan di truk tangki itu menggunakan sebuah magnet.
"Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab, tetapi Taliban dan para anggota kelompok gerilyawan lokal, Lashkar-e-Islam (Tentara Islam), sering menyerang kendaraan-kendaraan yang mengangkut pasokan untuk NATO di rute utama melalui Pakistan barat laut," katanya.
Sekitar 80 persen pasokan untuk sekitar 121.000 tentara NATO dan Amerika Serikat di Afganistan melewati Pakistan.
Para pejabat AS menganggap Pakistan barat laut sebagai tempat persembunyian gerilyawan Taliban dan Al Qaeda yang melarikan diri dari Afganistan.
Mereka melarikan diri setelah invasi pimpinan AS pada akhir tahun 2001 yang menggulingkan Pemerintah Taliban.
Namun, gerilyawan mencoba menghimpun kembali kekuatan dan melancarkan serangan-serangan terhadap pasukan asing di perbatasan itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang