Berjuang Keras, Tim Piala Uber Kalah

Kompas.com - 28/02/2010, 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Piala Uber Indonesia dikalahkan Korea Selatan 2-3 pada babak final kualifikasi Piala Uber Zona Asia di Nakhon Ratchasima, Minggu (28/2/2010).

Meski sempat unggul 2-0 melalui Adriyanti Firdasari dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari, tim Piala Uber justru kehilangan poin dari tiga partai tersisa.

Di partai terakhir, pemain muda Aprilia Yuswansdari tidak kuat menanggung beban di pundaknya. Ia menyerah dua game 12-21, 14-21 dari pemain Korea Selatan, Sung Ji Hyun, dalam waktu 32 menit.

Sebelumnya, tim Piala Uber kehilangan poin setelah tunggal kedua, Maria Kristin Yulianti, kalah 21-17, 14-21, 7-21 dari Bae Youn Joo, sementara ganda kedua, Shendy Puspa Irawati/Liliyana Natsir, dikalahkan ganda Korea Selatan, Lee Hyo Jung/Jung Kyung Eun, 21-13 12-21 13-21.

Meski kalah di final, tim Piala Uber Indonesia sudah memenuhi target untuk lolos ke putaran final Piala Uber di Malaysia, Mei mendatang, bersama Korea Selatan dan Jepang.

Jepang menyusul Indonesia dan Korea Selatan setelah mengalahkan India 3-2 pada pertandingan play-off zona Asia di kompleks olahraga Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu. India yang gagal di play-off ini masih memiliki peluang untuk pergi ke Malaysia, tetapi mereka harus melakoni satu pertandingan lagi melawan tim peringkat keempat zona Eropa untuk memperebutkan tiket terakhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau