Palembang, Kompas -
Klaim itu disampaikan Megawati seusai membuka Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI-P Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (28/2). Kegiatan itu, antara lain, dihadiri Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI-P Puan Maharani, Sekretaris Jenderal PDI-P Pramono Anung, dan Ketua DPD PDI-P Sumsel terpilih Eddy Santana Putra.
Menurut Megawati, masih ada 23 DPD PDI-P yang belum melaksanakan konferda. Dukungan dari konferda maupun konferensi cabang (konfercab) akan mengerucut dalam Kongres PDI-P di Bali, April mendatang.
Megawati mengharapkan, dalam waktu 2-3 minggu ke depan, semua DPD PDI-P sudah melaksanakan konferda.
Pramono Anung mengatakan, dari 495 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P, sebanyak 471 DPC telah melaksanakan konfercab. ”Dari 471 DPC PDI-P itu, 99 persen mendukung Megawati Soekarnoputri kembali sebagai Ketua Umum. Meskipun sekarang baru 10 DPD yang melakukan konferda, itu hanya soal waktu,” katanya.
Pramono mengutarakan, 10 DPD PDI-P yang telah melaksanakan konferda adalah Sulawesi Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Lampung, dan Sumsel.
Eddy Santana mengatakan, dukungan DPD PDI-P Sumsel terhadap Megawati adalah kehendak kader dari bawah, yaitu dari pimpinan anak cabang (PAC). DPD PDI-P Sumsel juga mendukung Puan Maharani sebagai Ketua DPP PDI-P mendampingi Megawati.
”Megawati adalah perekat partai, punya nama besar, dan sudah berjasa membesarkan partai,” kata Eddy mengemukakan alasan DPD PDI-P Sumsel mendukung Megawati.
Pada kesempatan itu, Puan Maharani menegaskan sikap Fraksi PDI-P dalam pandangan akhir di Sidang Paripurna Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century tetap sama dengan yang sudah disampaikan pada kesimpulan fraksi sebelumnya. ”PDI-P tetap konsisten dengan apa yang sudah dilakukan dari awal sampai akhir,” kata Puan.
Megawati menambahkan, sikap PDI-P sudah jelas sejak awal sehingga tidak perlu dipertanyakan lagi.