Partai politik

Dukungan untuk Megawati Menguat

Kompas.com - 01/03/2010, 04:17 WIB

Palembang, Kompas - Dukungan untuk Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan semakin menguat. Sebanyak 10 Dewan Pimpinan Daerah PDI-P dari 10 provinsi yang melaksanakan Konferensi Daerah menyatakan mendukung Megawati.

Klaim itu disampaikan Megawati seusai membuka Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI-P Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (28/2). Kegiatan itu, antara lain, dihadiri Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI-P Puan Maharani, Sekretaris Jenderal PDI-P Pramono Anung, dan Ketua DPD PDI-P Sumsel terpilih Eddy Santana Putra.

Menurut Megawati, masih ada 23 DPD PDI-P yang belum melaksanakan konferda. Dukungan dari konferda maupun konferensi cabang (konfercab) akan mengerucut dalam Kongres PDI-P di Bali, April mendatang.

Megawati mengharapkan, dalam waktu 2-3 minggu ke depan, semua DPD PDI-P sudah melaksanakan konferda.

Pramono Anung mengatakan, dari 495 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P, sebanyak 471 DPC telah melaksanakan konfercab. ”Dari 471 DPC PDI-P itu, 99 persen mendukung Megawati Soekarnoputri kembali sebagai Ketua Umum. Meskipun sekarang baru 10 DPD yang melakukan konferda, itu hanya soal waktu,” katanya.

Pramono mengutarakan, 10 DPD PDI-P yang telah melaksanakan konferda adalah Sulawesi Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Lampung, dan Sumsel.

Eddy Santana mengatakan, dukungan DPD PDI-P Sumsel terhadap Megawati adalah kehendak kader dari bawah, yaitu dari pimpinan anak cabang (PAC). DPD PDI-P Sumsel juga mendukung Puan Maharani sebagai Ketua DPP PDI-P mendampingi Megawati.

”Megawati adalah perekat partai, punya nama besar, dan sudah berjasa membesarkan partai,” kata Eddy mengemukakan alasan DPD PDI-P Sumsel mendukung Megawati.

Pada kesempatan itu, Puan Maharani menegaskan sikap Fraksi PDI-P dalam pandangan akhir di Sidang Paripurna Panitia Khusus DPR tentang Hak Angket Bank Century tetap sama dengan yang sudah disampaikan pada kesimpulan fraksi sebelumnya. ”PDI-P tetap konsisten dengan apa yang sudah dilakukan dari awal sampai akhir,” kata Puan.

Megawati menambahkan, sikap PDI-P sudah jelas sejak awal sehingga tidak perlu dipertanyakan lagi. (WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau