Toyota Garap Serius Pasar di China

Kompas.com - 01/03/2010, 09:29 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Amerika merupakan pasar terbesar Toyota. Namun, sejak mencuatnya rentetan aksi recall di Negeri Paman Sam, pangsa pasar Toyota merosot. Sementara itu, pabrikan mobil terbesar di Jepang dan bahkan di dunia ini tampaknya mulai serius menggarap pasar mereka di China. Negeri berpenduduk lebih 1 miliar jiwa itu bahkan berhasil menyalip Amerika sebagai penjual mobil terbanyak tahun lalu.

Bukti keseriusan ini terlihat ketika orang nomor satu di Toyota Motor Corp (TMC) Akio Toyoda (53) mengunjungi Negeri Tirai Bambu, Senin (1/3/2010). Cucu pendiri Toyota dan Presiden TMC itu perlu menyampaikan kejadian sesungguhnya terkait masalah-masalah yang terajadi pada produk Toyota. Rencananya, Toyoda akan melakukan jumpa wartawan di Chinese Capital, seperti dikutip kantor berita Dow Jones, Senin ini.

Namun, sumber dari Toyota Amerika yang punya hubungan dekat dengan Toyoda membantah soal manuver Presiden TMC itu. Dia mengatakan, "Tidak benar kalau Toyota menjadikan China sebagai kekuatan baru untuk menyaingi Amerika setelah kami menjelaskan situasi dan meminta maaf kepada anggota parlemen," sebutnya melalui telepon internasional.

Di China, produk Toyota yang terkena recall karena pedal gas adalah RAV4 dan berjumlah 75.552 unit atau sangat kecil dibandingkan jumlah recall di Amerika dan dunia, yang secara total mencapai 8,5 juta unit. Namun, selama 2009, total penjualan mereka mencapai 989.000 unit atau naik dari 2008 dengan jumlah 209.000 unit.

Toyota memang terlambat melakukan ekspansi di China dan kalah cepat dibanding pesaingnya, Volkswagen AG (Jerman) dan General Motors Co (Amerika).

China sendiri berhasil menyalip Amerika sebagai pasar penjulan terbesar di dunia untuk mobil dengan rekor penjualan 13 juta unit, sedangkan di Amerika tercatat 10 juta unit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau