Badan pusat statistik

Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Kompas.com - 01/03/2010, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati kebijakan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) mulai diterapkan awal tahun ini, namun Indonesia masih mencatatkan surplus perdagangan 2,03 miliar dollar AS pada Januari 2010.

Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, nilai ekspor Januari 2010 sebesar 11,57 miliar dollar AS dan untuk impor mencapai 9,54 miliar dollar AS. Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan saat jumpa pers, di Kantor BPS, Jakarta, Senin (1/3/2010). "Untuk perdagangan bulan Januari kita masih surplus," kata Rusman.

Rusman merinci, nilai impor Indonesia Januari 2010 turun 7,35 persen dibanding Desember 2009 yang besarnya 10,30 dollar AS. Namun, dibandingkan Januari 2009, nilainya meningkat 2,94 miliar dollar AS atau 44,58 persen.

Impor nonmigas Januari 2010 mencapai 7,59 miliar dollar AS atau turun 618, 4 juta miliar dollar AS dibanding impor Desember 2009, sedangkan jika dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 2,26 miliar dollar AS atau 42,62 persen.

Untuk nilai impor migas Januari 2010 mencapai 1,96 miliar dollar AS atau turun 6,60 persen dibanding impor Desember 2009. Sebaliknya terjadi peningkatan 52,74 persen dibanding Januari 2009.

Nilai impor nonmigas terbesar Januari 2010 yaitu golongan barang mesin pesawat mekanik dengan 1,43 miliar dollar AS setelah mengalami peningkatan 0,90 persen dibandbulan sebelumnya. Sedangkan jika dibanding Januari 2009, nilainya meningkat 13,31 persen.

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2010 ditempati oleh China dengan 1,41 miliar dollar AS, diikuti Jepang 1,07 miliar dollar AS, dan Singapura mencapai 0,78 miliar dollar AS. Sementara impor nonmigas dari ASEAN mencapai 22,41 persen dan Uni Eropa sebesar 8,91 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau