JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan menerbitkan tiga seri obligasi negara yang pada akhirnya diserap oleh pelaku pasar sebesar Rp 5,8 triliun. Adapun total penawaran yang masuk selama masa lelang mencapai Rp 13,013 triliun, sehingga terjadi kelebihan penawaran terhadap jumlah obligasi yang diserap pelaku pasar sebesar 2,24 kali.
Demikian siaran pers yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Kementerian Keuangan yang diterima Kompas di Jakarta, Selasa (2/3/2010). Tiga seri Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan kali ini adalah SPN20110303, FR0027, dan FR0052. Ketiganya masing-masing diserap oleh investor sebesar Rp 1,85 trilun, Rp 1,25 triliun, dan Rp 2,7 triliun.
Pemerintah melepas ketiganya dengan imbal hasil rata-rata tertimbang masing-masing 6,89 persen; 8,47 persen; dan 10,72 persen. Perbedaan imbal hasil ini mengikuti waktu jatuh tempo dari masing-masing seri, semakin panjang masa jatuh tempo semakin tinggi imbal hasil yang diminta oleh investor.
Dana yang diperoleh pemerintah dari hasil penerbitan ketiga seri ini akan digunakan untuk menutup sebagian dari target penerbitan SBN tahun 2010 yang ditetapkan senilai Rp 175,6 triliun. Total penerbitan SBN yang sudah dilakukan pemerintah sejak awal tahun 2010 hingga 2 Maret 2010 sudah melampaui 25 persen dari target penerbitan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang