JAKARTA, KOMPAS.com - Sementara itu, aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari Tangerang Selatan, Kori Kurniawan, di sela-sela kegiatan aksi kepung DPR RI menyatakan, Presiden SBY harus segera turun tangan.
SBY sebaiknya tidak membiarkan para politisi Partai Demokrat, yang belum berpengalaman mengacaukan jalannya sidang paripurna kasus Bank Century.
"Kami bersama seluruh elemen Kelompok Cipayung Plus, yakni HMI, GMNI, GMKI, PMKRI, dan beberapa organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan lainnya akan terus menduduki kawasan Senayan ini, hingga Megaskandal Bank Century ini terbongkar sejelas-jelasnya, dan jelas pula siapa yang harus bertanggungjawab dan diproses secara hukum," tandasnya.
Pihaknya menghendaki, agar DPR RI tidak menutup-nutupi megaskandal ini, tetapi mesti diselesaikan setuntas-tuntasnya, segera adili pihak-pihak yang bertanggungjawab, agar dapat memenuhi azas keadilan masyarakat.
"Mari kita bersama terus meningkatkan kekuatan, menolak Neoliberalisme, yang merupakan antek dari Neo Kolonialisme-Neo Imperalisme (Nekolim) yang menghisap segala sendi demokrasi, politik, ekonomi dan sosial bangsa. Hanya satu tindakan, tolak Neolib," kata Kori Kurniawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang