Kawasan Jalin, Primadona Persembunyian Teroris

Kompas.com - 02/03/2010, 21:47 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Kawasan Jalin, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, mendadak jadi terkenal dalam dua pekan terakhir. Pasalnya, polisi menemukan lokasi pelatihan kelompok bersenjata, sekitar 15 kilometer arah timur Kota Jantho, ibu kota Kabupaten Aceh Besar, atau sekitar 90 menit timur Kota Banda Aceh.

Jalin adalah nama sebuah desa. Letaknya di ujung jalan beraspal, ruas Jantho-Kemala (Pidie), di ujung perbukitan menuju kawasan hutan dan berbukit. Sebagian penduduknya adalah transmigran yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia. Sebagian penduduknya bekerja sebagai petani. Umumnya menanam padi, tetapi sejak satu tahun terakhir mereka mencoba peruntungan dengan menanam jagung.

Pekan lalu, Jalin mendadak menjadi sangat tenar. Tim gabungan Brigade Mobil Polda Nanggroe Aceh Darussalam dan Polres Aceh Besar menangkap empat orang yang diduga terkait dengan kelompok Jemaah Islamiah. Mabes menyatakan, kelompok ini terkait dengan kelompok Muhammad Rois, pelaku peledakan bom di Kedutaan Besar Australia tahun 2004 lalu. Rois adalah pelaku asal Banten. Dua orang yang ditangkap di kawasan Jalin berasal dari Banten.

Kawasan Jalin sendiri adalah kawasan perbukitan. Sebagian wilayah hutannya masuk ke dalam kawasan lindung Jantho. Setidaknya, tiga kabupaten berbatasan langsung dengan kawasan yang termasuk ke dalam Kawasan Ulu Masen, yaitu Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Pidie. Kawasan ini merupakan rangkaian pegunungan Bukit Barisan.

Setidaknya, dalam dua hari terakhir, tim gabungan Polda Aceh dibantu Densus 88 Antiteror mendirikan posko di Desa Panca, Lembah Seulawah, sebagai pintu masuk pengepungan kawasan yang diduga digunakan latihan kelompok bersenjata. Proses penangkapan memang tertutup. Wartawan dilarang mendekat. Kapolda NAD Irjen Adityawarman menyatakan, kasus itu sudah ditangani Mabes Polri. Irjen Adityawarman menyatakan, Polda tidak terlibat langsung dengan pengejaran tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau