Webber: "Over Confident" Sama dengan Bunuh Diri!

Kompas.com - 02/03/2010, 21:57 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Mark Webber merasa, dia seperti "bunuh diri" jika mengatakan akan menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2010. Meskipun demikian, pebalap Australia ini tetap memasang target untuk memenangkan sebanyak mungkin setiap balapan musim ini.

Sebenarnya, ambisi Webber tidak berlebihan jika menyimak performa mobil Red Bull Racing yang dikendarainya. Selama tes pra-musim 2010, RB6 miliknya tampil cukup kompetitif karena menjadi salah satu mobil tercepat di lintasan, meskipun masih mengalami kendala. Karena itu, Webber punya ekspektasi yang tinggi tentang peluangnya pada musim ini.

Akan tetapi, Webber harus siap bersaing dengan beberapa pebalap yang akan menjadi rival karena kompetisi musim 2010 ini diperkirakan akan berlangsung sangat ketat dan seru. Ini yang membuat Webber lebih realistis, sehingga dia mengatakan bahwa terlalu percaya diri bisa meraih kesuksesan merupakan sebuah kesalahan.

"Jangan terlalu berharap saya akan memenangkan gelar musim ini, karena hal tersebut sama dengan bunuh diri," ungkap Webber kepada Gazzetta dello Sport, Selasa (2/3/10). "Saya hanya ingin memenangkan banyak grand prix dibandingkan dengan pencapaianku tahun lalu. Yang pasti, kami tetap memiliki peluang untuk melakukan hal yang spesial."

Tentang RB6 miliknya, Webber mengatakan mobilnya tersebut sangat cepat jika diisi bahan bakar yang terbatas. Selain itu, sistem aerodinamikanya juga sangat bagus, sehingga harapannya untuk bersaing naik podium masih sangat realistis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau