Murdaya Poo Puji SBY Atasi Krisis

Kompas.com - 03/03/2010, 19:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Mantan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Murdaya Poo memuji kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menghadapi krisis keuangan global pada 2008-2009.

Murdaya Poo menyampaikan pujian itu dalam pidatonya sebagai Ketua Forum Bersama Indonesia Tionghoa pada acara perayaan bersama Cap Go Meh yang dihadiri Presiden Yudhoyono di Hall D Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Rabu (3/3/2010) malam ini.

"Indonesia masih mengalami pertumbuhan ekonomi positif, tentunya karena bangsa Indonesia selain mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, juga karena pemerintahan SBY telah meletakkan fundamen yang tepat dan kuat untuk perekonomian Indonesia," tutur Murdaya.

Menurut Murdaya, kondisi Indonesia cukup kondusif sekarang ini seharusnya digunakan untuk membuat lompatan lebih jauh lagi, bukan untuk menciptakan keributan yang tidak proprosional seperti mengembangkan fitnah. "Dan mendiskreditkan pemimpin yang bersih dikatakan kotor, yang kotor mengaku bersih," ujarnya.

Perbedaan pendapat, lanjut dia, seharusnya jangan dipolitisasi karena hanya membuat rakyat bingung serta terhambatnya pembangunan nasional. Murdaya mengatakan, seharusnya pemerintahan Presiden Yudhoyono diberi acungan jempol karena bertekad memberantas korupsi, menegakkan hukum serta kesetaraan bagi seluruh etnis dan mengembangan demokrasi.

Dalam pidatonya itu, Murdaya menyampaikan rasa bangga dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap tekad yang tulus Presiden Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono yang ingin membangun pemerintahan bersih demi Indonesia maju dan sejahtera.

"Bapak Presiden SBY, Bapak Wakil Presiden Boediono, maju terus mempertahankan kebenaran, karena kebenaran tetap kebenaran," ujarnya. 

Perayaan Cap Go Meh bersama dihadiri oleh Presiden Yudhoyono didampingi Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono didampingi Herawati, serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau