JAKARTA, KOMPAS.com- Mantan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Murdaya Poo memuji kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menghadapi krisis keuangan global pada 2008-2009.
Murdaya Poo menyampaikan pujian itu dalam pidatonya sebagai Ketua Forum Bersama Indonesia Tionghoa pada acara perayaan bersama Cap Go Meh yang dihadiri Presiden Yudhoyono di Hall D Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Rabu (3/3/2010) malam ini.
"Indonesia masih mengalami pertumbuhan ekonomi positif, tentunya karena bangsa Indonesia selain mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, juga karena pemerintahan SBY telah meletakkan fundamen yang tepat dan kuat untuk perekonomian Indonesia," tutur Murdaya.
Menurut Murdaya, kondisi Indonesia cukup kondusif sekarang ini seharusnya digunakan untuk membuat lompatan lebih jauh lagi, bukan untuk menciptakan keributan yang tidak proprosional seperti mengembangkan fitnah. "Dan mendiskreditkan pemimpin yang bersih dikatakan kotor, yang kotor mengaku bersih," ujarnya.
Perbedaan pendapat, lanjut dia, seharusnya jangan dipolitisasi karena hanya membuat rakyat bingung serta terhambatnya pembangunan nasional. Murdaya mengatakan, seharusnya pemerintahan Presiden Yudhoyono diberi acungan jempol karena bertekad memberantas korupsi, menegakkan hukum serta kesetaraan bagi seluruh etnis dan mengembangan demokrasi.
Dalam pidatonya itu, Murdaya menyampaikan rasa bangga dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap tekad yang tulus Presiden Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono yang ingin membangun pemerintahan bersih demi Indonesia maju dan sejahtera.
"Bapak Presiden SBY, Bapak Wakil Presiden Boediono, maju terus mempertahankan kebenaran, karena kebenaran tetap kebenaran," ujarnya.
Perayaan Cap Go Meh bersama dihadiri oleh Presiden Yudhoyono didampingi Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono didampingi Herawati, serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang