Anang Hermansyah-Syahrini Sakit Pun Bareng

Kompas.com - 03/03/2010, 20:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Anang Hermansyah dan Syahrini tak cuma kompak sebagai pasangan bernyanyi. Mereka juga kompak jatuh sakit. Siapa menulari siapa?

Jadwal padat promosi album mini Jangan Memilih Aku telah membuat Rini terkena flu berat. Ditemui seusai pemotretan di salah satu kantor tabloid di bilangan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2010), dirinya tampak pucat. "Ya, aku sekarang aja lagi sakit. Pas promo ke Hongkong, kami cuma tidur tiga jam," kata Rini.

Bukan cuma Rini yang sakit. "Sebenarnya di manajemenku ada empat orang yang sakit, termasuk aku. Sebelum berangkat ke Hongkong aku sempat disuntik doping vitamin C, tapi enggak mempan juga. Mungkin karena virusnya sudah menyebar," terang Rini.

Ternyata, bukan hanya mereka yang terlalu capek sehingga sakit. Menurut Rini, Anang pun demikian. "Mungkin, kebetulan aja kenanya bareng," ucap Rini. "Cuma drop aja, karena kecapean, flu, batuk, radang tenggorokan," sambungnya. "Jadi, aku duluan yang sakit. Enggak lama kemudian, Mas Anang kena juga," imbuhnya.

Akibat dari penyakit itu, Rini mengaku harus mendapat pengobatan yang intensif dan tidak boleh menyanyi dulu. "Kata dokter, aku harus puasa ngomong, puasa nyanyi. Tapi, kami tetap profesional aja, enggak mau mengecewakan klien. Meskipun sakit, harus tetap nyanyi. Sempat waktu lagi di atas panggung ingin batuk, tapi harus ditahan. Itu nyiksa banget," jelasnya.

Mengenai kedekatannya dengan mantan suami penyanyi Krisdayanti tersebut, Rini menekankan bahwa itu hanya dilakukannya dalam bekerja. "Sebenarnya, kami tidak menampilkan kemesraan yang gimana. Ini hanya bentuk apresiasi dan interpretasi kami saat membawakan lagu. Ini masih sebatas wajar dan normal. Tapi, terserah orang mau mengartikan seperti apa," ujar Rini, yang sempat mendapat kecupan di keningnya dari Anang di pentas Dahsyat Awards 2010 beberapa waktu lalu di Jakarta. (C9-09)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau