JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (4/3/2010) malam ini dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya terkait kemelut kasus Bank Century.
Pidato ini disampaikan tepat satu hari setelah Sidang Paripurna DPR RI memutuskan adanya kesalahan dalam penyaluran Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dan Penyertaan Modal Sementara.
"Pidato akan disampaikan di Istana Merdeka pukul 20.00," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis.
Rencana penyampaian pidato ini sebenarnya telah diutarakan Presiden, Kamis pekan lalu ketika membuka Sidang Kabinet Paripurna dengan agenda tunggal pembahasan RUU APBN Perubahan 2010.
"Saya sudah rancang pidato langsung ke rakyat. Sebagai kepala negara, tentu saya yang paling bertanggung jawab dengan apa yang terjadi di negeri ini, di bidang pembangunan," ujar Presiden.
Saat itu, Presiden mengaku secara tidak langsung kerap dimintai tanggapan soal pandangan akhir fraksi-fraksi yang tergabung pada Pansus Hak Angket Kasus Bank Century. Namun dirinya mengaku tidak mau bereaksi terhadap berbagai isu setiap harinya.
"Kalau itu saya lakukan, pastilah yang terjadi gonjang-ganjing. Bisa-bisa saya tertarik ke situ untuk menanggapi isu harian," lanjut Presiden saat itu.
Namun demikian, Presiden mengaku terus mengikuti dinamika yang terjadi karena hal ini penting sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan dalam memimpin pemerintahan.
Ditambahkannya, jika ada isu-isu yang bergerak setelah dirinya menyampaikan pidato, hal ini akan diserahkannya kepada anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II untuk menanggapinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang