KOMPAS.com — Bukan hanya negara-negara di Asia yang layak mendapat pujian eksotis. Negara mungil yang terletak di paling barat Eropa, Portugal, pun tak kalah memancarkan daya magisnya yang mampu menggelitik rasa penasaran di hati banyak orang.
Perjalanan ke Portugal biasanya sepaket dengan tur ke Spanyol, berhubung letak keduanya persis bersebelahan. Meski jika menarik mundur ke masa lalu, keduanya adalah musuh bebuyutan. Sama-sama bangsa penjelajah, yang berusaha menemukan kekayaan di ujung dunia lain. Hingga akhirnya Traktat Tordesillas pada tahun 1493 membuat mereka berbagi kekuasaan dengan menarik garis imajiner dari kutub ke kutub. Spanyol mengambil bagian barat garis perbatasan dan Portugal ke bagian timur.
Sebelum Portugal menjadi salah satu penguasa imperialis terbesar di dunia dengan menguasai wilayah yang 23 kali lebih luas dari negaranya sendiri, ia tak lain sebuah negara mungil yang tak berdaya. Terseok-seok bangkit melawan berbagai penjajahan dari bangsa lain.
Tercatat bangsa Romawi, Spanyol, hingga bangsa Moor yang mendiami Portugal selama lima abad mengukir perjalanan sejarah negara republik tersebut. Jejak peninggalan bangsa Romawi dan Moor pun masih terlihat jelas di beberapa sudut Portugal.
Di antaranya di Evora, kota tua yang termasuk dalam UNESCO World Heritage Site. Kota yang terletak sekitar 130 km dari Lisboa, ibu kota Portugal, itu menyimpan banyak monumen bersejarah. Salah satunya Roman Temple of Evora atau dikerap disebut Kuil Diana, yang berasal dari abad 1 SM dan kini menjadi ikon kota Evora.
Sementara peninggalan bangsa Moor, antara lain, bisa dilihat dari Palace of the Counts of Basto, yang merupakan kastil bangsa Moor dan kediaman keluarga dinasti Afonsine. Disebutkan arsitekturnya memperlihatkan gaya Gothic, Moorish, dan Renaissance.
Total, ada sekitar 4.000 gedung bersejarah yang bisa ditemui di Evora, mulai dari istana, lapangan, sudut-sudut jalan sempit di tengah kota yang menampilkan kekayaan sejarah dan budaya dari beragam periode. Tak heran jika Evora pun mendapat predikat museum kota. Jadi, kenapa Anda tidak mencoba menikmati keeksotisan Portugal?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang