Jasa Marga Gandeng PP, Masuk Bisnis Properti

Kompas.com - 05/03/2010, 10:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Niat PT Jasa Marga Tbk membentuk sayap bisnis properti ternyata bukan isapan jempol belaka. Jika tak ada aral melintang, Jasa Marga akan membentuk anak usaha khusus properti itu tahun ini.

Jasa Marga tidak akan sendirian mendirikan perusahaan properti itu. Namun akan menggandeng dua partner lainnya. "Partner yang satu adalah BUMN di sektor properti, yakni PT Pembangunan Perumahan (PP), sedang satunya mungkin swasta, tapi belum bisa saya sebutkan sekarang," kata Direktur Operasional Jasa Marga Adityawarman, di Jakarta, Kamis (4/3).

Porsi modal masing-masing perusahaan, kata Adityawarman, akan dibagi rata sekitar 33 persen. "Jumlah modal disetor kami tidak akan lebih dari Rp 50 miliar," katanya.

Untuk tahap awal, anak usaha tersebut akan beroperasi di daerah Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasinya di sekitar tol Surabaya-Mojokerto. "Kami targetkan anak usaha itu beroperasi bersamaan dengan beroperasinya Surabaya-Mojokerto," kata Adityawarman.

Jasa Marga menargetkan tol sepanjang 36,5 kilometer itu beroperasi tahun ini. Saat ini, masih tahap konstruksi. Di sekitar tol Surabaya-Mojokerto itulah, anak usaha Jasa Marga akan membangun properti komersial. "Bentuknya mungkin klaster perumahan, lengkap dengan pusat bisnis dan fasilitas perbelanjaan," kata Adityawarman.

Sebetulnya, kata Aditya, Jasa Marga telah lama tergiur menerjuni bisnis properti. Alasannya, selama ini jalan tol yang dibangun Jasa Marga selalu membuat nilai investasi tanah dan gedung di sekitarnya membumbung. Sayang, Jasa Marga tidak ikut mencicipi. Yang menikmati justru pengembang properti di daerah setempat. Itulah sebabnya, Jasa Marga berniat menjajal diversifikasi usaha ke bisnis properti.

Direktur Operasional PT Pembangunan Perumahan Kismodarmawan menyatakan, kerjasama dengan Jasa Marga membentuk perusahaan properti itu belum matang. "Saat ini masih pada tataran ide," katanya.

Tahun ini, Jasa Marga menargetkan pendapatan Rp 4,79 triliun dan laba bersih Rp 927 miliar. Jumlah ini naik masing-masing 35 persen dan 17 persen dari estimasi kinerja 2009. (Danto/KONTAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau