Idrus: Jangan Hanya Ingat Koalisi Saat Ada Masalah

Kompas.com - 05/03/2010, 17:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Golkar Idrus Marham mengingatkan pemerintah jangan hanya melibatkan mitra koalisi di parlemen jika ada masalah saja. Sementara dalam proses politik lainnya seperti merumuskan kebijakan tidak diikutsertakan. Demikian dikatakan Idrus kepada wartawan saat acara santai Tim 9 di Restoran Pulau Nusa Dua, Jumat (5/3/2010).

"Yang harus dilakukan bukan fokusnya pada tindak lanjut (kebijakan program pemerintah) atau kalau ada masalah, baru melibatkan koalisi," ungkap Idrus menanggapi pernyataan akan adanya reshuffle setelah paripurna kemarin.

Dikatakan Idrus, terkait reshuffle itu urusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Jika memang perlu diganti ya silahkan diganti. Tapi untuk ke depan, pemerintah mutlak melakukan konsolidasi atau soliditas bersama mitra koalisi dalam menunjang program kerja pemerintah," katanya.

Menurut Idrus, program pemerintah itu akan berhasil jika mitra koalisi juga dilibatkan. "Untuk dapat mendukung program-program pemerintah harus dapat dukungan parleman yang kuat. Itu isyarat bahwa perlu konsolidasi dan soliditas dari koalisi pemerintah," katanya.

Dikatakan Idrus, konsolidasi dan soliditas antarmitra koalisi dan partai pemerintah bukan saja mutlak selama proses politik dalam implementasi dan evaluasi program. "Agar seluruh anggota koalisi juga bisa terlibat dalam proses politik dan pengambilan kebijakan. Begitu juga dalam pelaksanaan kebijakannya," urainya.

"Harusnya mereka berperan dalam seluruh proses politik," katanya.

Karena itu, bentuknya bisa berupa pertemuan tiga sampai enam bulanan pimpinan antarmitra koalisi dan partai pemerintah. "Harusnya ada pertemuan rutin pimpinan parpol koalisi. Jadi dibicarakan apa yang terjadi enam bulan ke depan, dan setahun ke depan. Kan enak kalau begitu," katanya.

__._,_.___
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau