JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Republik Indonesia akan menambah kekuatan personel di wilayah Aceh terkait aksi terorisme. Keputusan penambahan personel diambil karena kondisi Aceh dianggap serius dengan tewasnya satu anggota polisi dan sembilan luka-luka.
"Karena ada ancaman serius sehingga perlu ada penambahan anggota," ucap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Jumat (5/3/2010), ketika menyampaikan kondisi terakhir di Aceh.
Edward mengatakan, Polri akan menambah pasukan dari kesatuan Brimob Kelapa Dua, Depok. Namun, dia enggan menjawab ketika ditanya jumlah personel yang akan dikirim ke Aceh. "Secukupnya," jawabnya.
Anggota polisi yang tewas, yaitu Briptu Boas Woisiri. Dia tewas saat penggerebekan kelompok teroris di Kampung Kambeu, Desa Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Selain itu, sembilan polisi luka-luka saat mencoba mengevakuasi jenasah Boas. "Untuk itu, petugas akan ditambah (ke lokasi) agar jenazah dapat ditemukan dan bisa dilakukan penghormatan," ucap Edward.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang